Wanita Wajib Pap Smear Enam Bulan Sekali

0
125

Kanker serviks merupakan penyakit yang tidak dapat diremehkan begitu saja oleh wanita. Kanker yang menyerang daerah leher rahim itu terbilang sulit untuk dideteksi sejak dini.

Kasubdit Imunisasi Kementerian Kesehatan, Prima Yosephine mengatakan, setiap wanita dianjurkan untuk mendeteksinya dengan pap smear sebanyak enam bulan sekali. Hal tersebut akan membantu wanita untuk mencegah terjadinya kanker serviks dan pengobatan secara dini.

“Gejala kanker serviks ini kan sulit diketahui, mereka tidak mengeluh sakit atau apapun. Nanti ketemunya dengan screening dari pap smear yang dilakukan secara rutin,” ujarnya usai diskusi Vaksinasi HPV di Hongkong Cafe, Jakarta Pusat.

Metode yang dicetuskan oleh Georgios Papanikolaou itu mungkin masih asing bagi wanita Indonesia. Cara memeriksakannya, dokter menggunakan spekulum yang dimasukkan ke dalam mulut vagina sehingga area tersebut dapat dilihat lebih luas.

Selanjutnya, dokter akan mengambil contoh sel pada serviks dengan menggunakan sikat halus dan sel tersebut akan dianalisis. Umumnya, pap smear dilakukan pada wanita usia 20-an.

“Nanti akan dilihat dalam satu jam diletakkan dengan mikroskop dan kami dapat menilai apakah terdapat sel yang membesar atau sel-nya normal,” tuturnya.

Namun, pemeriksaan tersebut tidak boleh berhenti atau putus di tengah jalan meskipun sudah mendapatkan hasil negatif dari kanker.

Prima mengatakan, sel yang membesar tersebut akan diteliti kembali apakah masih sebagai gejala kanker atau sudah menjadi sel kanker. Setelahnya, dokter akan melakukan pengobatan berkala terhadap pasien.

Pap Smear biasanya dianjurkan untuk wanita yang telah melakukan hubungan seksual dan telah menikah. Meski demikian, upaya untuk mencegah kanker serviks harus dilakukan sejak wanita mengalami menstruasi. Metode itu sudah dapat ditemui di rumah sakit umum.

(Source : CI, DS)

LEAVE A REPLY