Sejarah Mobil VW masuk Ke Indonesia

0
2267

Selepas perang, jaman kemerdekaan, bisnis mobil Indonesia dikuasai kelompok Hasjim Ning. Kelompok ini menyandarkan diri pada mobil-mobil Eropa dan Amerika. Mobil tersebut pada saat itu terkenal dengan mobil-mobilnya yang kokoh dan tangguh. Pada masa itu, Jepang belum memproduksi mobil handal. Jadi pada periode 50-an s/d 70-an, kelompok Hasjim Ning jaya dengan mobil-mobil Eropa dan Amerika.

VW (VolkWagen) sendiri, mulanya masuk ke Indonesia (dalam jumlah banyak) bukan lewat jalur bisnis, melainkan lewat jalur PBB (dalam hal ini UNICEF) bersamaan dengan bantuan penanggulangan penyakit menular pada tahun 50-an dan 60-an.

Kala itu, yang masuk kebanyakan adalah Beetle alias si kodok (tapi sudah bukan generasi split window) dan Kombi (split window, generasi pertama). Mobil VW tersebut digunakan oleh Departemen Kesehatan, namun berhubung departemen ini fokusnya pada pemeliharaan kesehatan manusia , maka kebanyakan kabarnya mobil VW mereka kurang dipelihara. Di tanah air kemudian VW terkenal sebagai kendaraan yang mudah terbakar, juga masih banyak yang belum tahu cara merawat mobil VW tersebut.

VW komersial datangnya sedikit belakangan, dibisniskan oleh PT. Piola namanya yang dipegang oleh keluarga Panggabean. Dari keluarga ini, selanjutnya yang aktif berbisnis adalah Albert Panggabean yang merupakan generasi kedua dari pengelola PT. Piola. Nama piola itu sendiri konon diambil dari nama salah satu anak keluarga Panggabean, namun dari anak yang tidak ikut berbisnis VW.

Belakangan, PT. Piola ini digusur dari perannya sebagai pengelola bisnis VW di tanah air. Penyebabnya, ada yang bilang PT. Piola ini kesulitan keuangan, kemudian diambil alih pihak lain. Ada pula yang bilang, pihak VW Jerman menghendaki pengelolaan VW beralih ke pengusaha yang dekat dengan lingkungan kekuasaan (orde baru) waktu itu. Ada pula spekulasi yang bilang bahwa pihak penguasa waktu itulah yang menghendaki ‘megang’ VW. Pokoknya, VW selanjutnya beralih ke tangan PT. Garuda Mataram yang waktu itu dimiliki oleh Yayasan Dharma Putra Kostrad dan Grup Sudono Salim alias Oom Liem alias Liem Siow Liong yang terkenal itu.

Pada periode PT.Garuda Mataram itu, yaitu pada awal 70-an, VW sempat jaya di Indonesia. Produk-produknya antara lain adalah VW Kombi, Safari/181, Passat, dan Golf. Kombi sendiri pada periode itu ada tiga macam, yaitu VW Kombi Jerman, lalu ada VW Kombi Brazil, dan VW Mitra. VW Mitra adalah semacam VW Kombi (bentuk bodinya mirip, bahkan hampir persis) namun dibuat oleh PT. Pindad (yang berafiliasi dengan Angkatan Darat sebagaimana Garuda Mataram) dan mesinnya dikembangkan modifikasi pendinginan dari mesin pompa air buatan Jerman.

VW Mitra ini digagas sebagai mobil nasional bersama-sama dengan Toyota Kijang generasi pertama dan kawan-kawan. Namun, bodi VW Mitra ternyata gampang hancur dan tidak rapih (walau mesinnya termasuk tangguh dan bandel).

Periode PT. Garuda Mataram ini bersamaan dengan surutnya peminat VW beetle/ kodok di Jerman (dan di dunia). Oleh karena itu, tumpuan penjualan ke jenis VW Kombi, Safari, Passat, dan belakangan Golf. Selain Kombi dan Safari, populasi Passat waktu itu lumayan kenceng, tapi entah kenapa, banyak yang tidak bertahan lama yang mengkoleksi jenis VW ini, seperti menghilang di telan jaman.

(source member)

 

LEAVE A REPLY