Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar mengatakan bahwa perusahaan listrik milik negara PLN telah berhasil memperbaiki sepenuhnya gardu-gardu yang rusak berat akibat gempa bumi dan tsunami baru-baru ini di Palu, Sulawesi Tengah, dan daerah sekitarnya.

“Respon cepat oleh PLN untuk memulihkan pasokan listrik adalah berkat partisipasi 1.033 relawan,” kata Arcandra selama pemeriksaan dari Silae Electricity Substation, yang memiliki kapasitas 90 mega volt ampere (MVA), di Palu, seperti dikutip dalam pernyataan pers yang dikeluarkan pada hari Jumat.

Sementara itu, direktur bisnis PLN Syamsul Huda menjelaskan bahwa pemulihan infrastruktur listrik yang cepat merupakan hasil kerja keras tim gabungan PLN di Palu, Donggala dan Sigi.

Dia mengatakan pada prinsipnya, PLN telah berhasil memperbaiki seluruh sistem kelistrikan di daerah tersebut dan siap untuk memasok listrik ke pelanggan.

“Saat ini, kami sedang memfokuskan secara bertahap untuk memperbaiki gardu distribusi jaringan untuk menyambungkan kembali pasokan listrik ke pelanggan,” kata Syamsu.

Dia mengatakan bahwa PLN sejauh ini berhasil memperbaiki 1,707 gardu distribusi, menyediakan 66 generator dan memasok listrik untuk pelanggan yang diprioritaskan seperti rumah sakit, fasilitas air bersih, 11 SPBU, 10 bank dan ATM, 18 base transceiver station (BTS) tower, 17 rumah ibadah, 15 pusat ekonomi dan 15 gedung perkantoran.

Tahar menyatakan harapan bahwa semua lembaga pemerintah akan bekerja sama untuk menangani masalah-masalah yang dihadapi oleh para korban bencana yang menewaskan lebih dari 2.000 orang dan merusak infrastruktur dan rumah-rumah di daerah tersebut. (Jpost/bbn)

LEAVE A REPLY