Perdana, kapal perang AS merapat ke Vietnam sejak 1975

0
56

Kapal induk Amerika Serikat, USS Carl Vinson, menancapkan tonggak bersejarah dengan berlabuh di Vietnam—pertama kalinya sebuah kapal perang AS merapat di negara tersebut sejak Perang Vietnam berakhir pada 1970-an.
Kapal bertenaga nuklir yang mampu menampung 90 pesawat itu membuang sauh di pelabuhan Danang, tempat pasukan tempur AS pertama kali mendarat dan bermarkas saat Perang Vietnam, pada Senin (05/03).

Kunjungan USS Carl Vinson dimaksudkan untuk menunjukkan hubungan militer yang kian erat antara AS dan Vietnam.

Namun, sejumlah analis memandang lawatan itu mau tak mau mengirim pesan kepada Cina, yang baru saja mengumumkan anggaran militer tahun depan sebesar 1,1 triliun yuan atau Rp2.410 triliun.

Cina mengklaim hampir seluruh perairan Laut Cina Selatan, termasuk pulau dan terumbu yang juga diklaim negara-negara lain di Asia Tenggara. Adapun Vietnam secara spesifik menyatakan Kepulauan Paracel dan Spratly adalah milik mereka.

AS senantiasa mengaku tidak berpihak pada sengketa Laut Cina Selatan, namun Angkatan Laut AS secara konsisten mengampanyekan “kebebasan navigasi” di perairan sengketa—tantangan gamblang terhadap ambisi Cina.
Sebagaimana dilaporkan wartawan BBC, Jonathan Head, di Danang, karena kerja sama militer AS dan Vietnam masih sangat terbatas, Vietnam tampak berupaya hati-hati dalam mengelola kunjungan USS Carl Vinson.
Perang Vietnam—yang disebut Perang Amerika oleh rakyat Vietnam—memakan nyawa jutaan penduduk Vietnam, baik warga sipil maupun petempur Komunis.
Dari sisi AS, lebih dar 58.000 serdadu tewas atau hilang dalam pertempuran.

(Source: Rueters)

LEAVE A REPLY