Pemerintah Patok Harga ‘Spesial’ Batu Bara US$70 per Ton

0
169

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mematok harga khusus batu bara bagi pemenuhan kebutuhan di dalam negeri sebesar US$70 per ton. Keputusan tersebut menyusul terbitnya Keputusan Menteri ESDM Nomor 1.395 Tahun 2018.

Kepmen ESDM itu merupakan aturan main turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2018 tentang Perubahan Kelima atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Melalui keputusan itu, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan PT PLN (Persero) bisa membeli batu bara dengan harga US$70 per ton jika Harga Batu Bara Acuan (HBA) berada di atas angka itu.

“Karena diberlakukan untuk dua tahun, kami harap PLN sudah ada kepastian mengenai harga batu bara dan teman-teman pengusaha juga telah memahami bahwa ini untuk kepentingan di dalam negeri,” imbuhnya.

Tak hanya mengatur soal harga, Kepmen ESDM tersebut juga menyiratkan bahwa pelaku usaha bisa mengajukan tambahan produksi 10 persen dari kuota produksi yang sudah diberikan pemerintah.

Pelaku usaha pun hanya membayar royalti sesuai harga batu bara US$70 per ton, meski HBA lompat jauh dari angka yang dipatok itu.

Dengan kata lain, sumbangan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) minerba pun akan semakin menyusut untuk tahun ini. Hanya saja, Agung tak merinci jumlah penurunan PNBP tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, memang makin turun (PNBP) tapi ini bagaimana cara kami menyediakan energi murah,” pungkasnya.

Menurut data Kementerian ESDM saat ini, 57,22 persen dari total kapasitas pembangkit listrik di Indonesia sebesar 60 Gigawatt (GW) dihasilkan dari tenaga batu bara.

(Source: cnni)

LEAVE A REPLY