PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding dengan empat perusahaan yang akan berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe. Kerja sama yang dilakukan utamanya untuk investasi di sektor industri.

“Pertama, kerja sama Pelindo I dengan PT Aceh Makmur Bersama, mencakup pembangunan tangki timbun CPO (minyak sawit mentah) dengan progress 40 persen dan beroperasi pada Mei 2018,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Darmin menjelaskan, selain membuat tangki timbun, kerja sama itu juga untuk mengembangkan pengolahan turunan CPO di lahan 1,95 hektare dan ditargetkan beroperasi awal 2019. Kerja sama berikutnya dengan PT Sinergi Tangguh Alam Raya (PT STAR), bergerak di bidang usaha plywood atau kayu lapis yang target pembangunannya Juni 2018.

Kemudian, Pelindo I juga bekerja sama dengan PT East Continent Gas Indonesia berupa Penanaman Modal Dalam Negeri dengan bidang usaha LPG presurrised serta pabrik bottling LPG. Pembangunan pabriknya ditargetkan mulai Juni 2018.

Kemudian, Pelindo I juga bekerja sama dengan PT East Continent Gas Indonesia berupa Penanaman Modal Dalam Negeri dengan bidang usaha LPG presurrised serta pabrik bottling LPG. Pembangunan pabriknya ditargetkan mulai Juni 2018.

Terakhir, kerja sama dengan PT Prosperity Building Material, di mana bentuknya adalah Penanaman Modal Asing dengan bidang usaha logistik pengantongan semen. Pabriknya akan dibangun Juni atau September 2018 dan ditargetkan beroperasi pada awal tahun 2019.

(Source: P1)

 

 

LEAVE A REPLY