Manusia ‘Barbie’ Tunadaksa Pertama di Dunia

0
397

Saat usianya sembilan tahun, hidup Jasmin Katarina Koskiranta berubah drastis. Saat sedang berlari ke seberang jalan untuk membeli permen, sebuah mobil menabraknya. Mobil tersebut pergi begitu saja dan meninggalkan dia yang tak lagi bisa bergerak dari dagu ke bawah. Kecelakaan ini mematahkan tulang belakangnya. Dia lumpuh seumur hidup. Hidupnya berubah.

“Hidup saya berubah ketika saya berumur sembilan tahun jadi saya unggah foto online untuk menginspirasi orang lain yang memiliki cidera tulang belakang atau hidup dalam kondisi yang lemah,” katanya, dikutip dari Metro.

Dokter mengatakan bahwa seharusnya dia sudah mati, namun ada keajaiban yang menaunginya. Tapi dia lumpuh dari dagu ke bawah karena tulang belakangnya patah. “Saya bahkan tak bisa menghapus air mata sendiri. Tiba-tiba hidup saya bergantung pada mesin dan orang lain.”

Dulunya Jasmin dipasangi selang di mulut untuk membantunya bernapas. Tapi sekarang selang ini sudah tak lagi ada di mulutnya, tapi di lehernya dan masuk ke dalam saluran pernapasan. Dia juga sudah bisa bicara.

Namun Jasmin ternyata tak patah semangat untuk tetap menjalani hidup dengan lebih bermakna. Sebaliknya, dia justru membuatnya jadi sebuah keuntungan tersendiri. Dia mengubah dirinya menjadi manusia Barbie tunadaksa pertama di dunia.

Untuk menjadi manusia Barbie tunadaksa pertama di dunia, dia membutuhkan waktu berjam-jam untuk merias wajah, menyisir rambut, dan memakai baju agar bisa terlihat seperti Barbie.

Mengutip Metro, selama hidupnya harus bernapas dengan bantuan tabung dan punya perawat sendir, menolak percaya kalau dia tak akan bisa berjalan lagi. Perempuan asli Finlandia ini sekarang menghabiskan waktunya untuk bekerja amal dan menjadi penasihat bagi orang lain yang mengalami masalah kesehatan.

Dalam hidupnya, Jasmin mengatakan bahwa Barbie dan Britney Spears adalah idolanya. “Saya tidak mampu bergerak sejak kecelakaan itu, tapi itu tak menghentikan saya untuk hidup dengan baik. Bagi saya, itu berarti bahwa saya bisa menggabungkan Barbie dan Britney jadi satu dalam tubuh si tunadaksa ini,” katanya.

“Barbie dan Britney adalah idola yang bisa membantu saya melalui masa paling kelam. Sekarang saya mendedikasikan hidup saya untuk bisa terlihat seperti mereka.”

Meskipun banyak foto-fotonya yang terlihat cantik dan hidupnya terlihat glamor, tapi sebenarnya untuk Jasmin hidup sangatlah sulit. Dia membutuhkan bantuan mesin untuk bisa tetap bernapas.

“Bisa menjadi seperti Barbie atau karakter Disney lainnya seperti Ariel, Belle, Jasmine dan Cinderella bisa membantu saya menghadapi kenyataan dari kecelakaan ini. Barbie bisa melakukan apasaja, dan Putri Jasmine, contohnya, bisa menginspirasi saya karena dalam ceritanya, dia tidak begitu saja menerima takdir yang ditetapkan, jadi dia berusaha untuk membuatnya sendiri,” katanya.

“Ini yang saya ingin lakukan.”

(Source : CI, DS)

LEAVE A REPLY