Lagi, Merek Motor Asal Italia di Ujung Maut

0
40

Bimota Motorcycles, pabrikan sepeda motor kecil dan custom yang berasal dari Italia, terancam bangkrut. Setidaknya ini ditunjukkan melalui kantor pusat mereka yang ada di Giaccaglia, Rimini, Italia, sudah kosong melompong.

Bimota didirikan oleh Massimo Tamburini, desainer sepeda motor terkenal yang juga berada di balik desain indah beberapa motor Ducati dan MV Agusta.

Dilaporkan Motofire, Bimota memang sedang dilanda masalah keuangan sejak bertahun-tahun yang lalu. Malahan di tengah kondisi terpuruk seperti sekarang, pemiliknya saat ini, Daniele Longoni dan Marco Chiancianesi, tidak berada di Italia, melainkan di Swiss.

Didirikan pada 1973, sejumlah penghargaan pernah menghampiri mereka. Salah satu motor mereka, DB5, memenangkan Motorcycle Design Award karena dianggap punya tampilan yang paling baik. Sementara DB7 Oronero, adalah satu-satunya motor jalan raya dengan sasis dan swingarm serat karbon di dunia.

Satu motor Bimota legendaris lain adalah YB5. Motor yang pertama kali diperkenalkan pada 1986 ini dibuat untuk kelas menengah. Tidak heran ketika diperkenalkan harganya mencapai US$ 11 ribu atau hampir Rp 150 juta. Kecepatannya, bisa mencapai 243 km/jam.

Satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk “menyelamatkan” Bimota adalah adanya suntikan dana yang segar ke kas perusahaan. Dana ini bisa dipakai untuk menggerakkan kembali roda bisnis perusahaan. Hal yang pernah terjadi pada merek motor klasik Inggris, Norton.

Sebelum tahun 2008, Norton juga hampir kolaps. Tapi Sruart Garner datang dengan segepok uang. Perusahaan terselamatkan sampai saat ini. Garner sendiri kemudian didapuk sebagai CEO.

Satu perusahaan sepeda motor Italia lain yang sempat terancam bangkrut adalah MV Agusta. Sejak 2015 MV Agusta mengalami kesulitan keuangan karena marjin keuntungan yang kurang besar.

Tapi untungnya ini tidak jadi karena adanya suntikan dana dari ComStar Invest. Dilaporkan Motorcycle News, Giovanni Castiglioni, President of MV Agusta, mengatakan bahwa ini adalah bagian yang penting bagi perusahaannya untuk memperbaiki kinerja perusahaan.

“Transaksi ini merupakan tonggak penting bagi rencana kami yang tujuan utamanya adalah memproduksi motor berperforma tinggi,” ujar Castiglioni, Juli lalu.

Castiglioni mengatakan, dalam dua belas bulan terakhir, beberapa langkah yang mereka lakukan telah menunjukkan hasil arus kas positif. Dengan begitu rencana restrukturisasi yang sebelumnya mereka wacanakan dapat benar-benar terealisasikan.

(Source : L6, DS)

LEAVE A REPLY