Ini Cara Bea Cukai Percepat Proses Keluar Barang di Priok

1
649

Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memperbaiki proses layanan keluarnya barang di pelabuhan (dwelling time) terutama mempercepat tahap customs clearance. Salah satunya adalah penambahan alat scan super canggih yang disebut hi-co scan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Proses customs clearance oleh Bea Cukai di Pelabuhan Tanjung Priok saat ini masih memerlukan rata-rata waktu 0,6 hari. Target hingga akhir ini dan tahun depan harus hanya 0,5 hari.

Plt Dirjen Bea Cukai Supraptono menjelaskan di tahun ini pihaknya mengusahakan tambahan 4 unit hi-co scan. Keempat unit hi-co scan tersebut akan diletakan masing-masing 2 unit di Terminal JICT (Jakarta International Container Terminal) dan 2 unit lainnya di New Kalibaru Port.

“Untuk mempercepat proses pengeluaran barang sekaligus memperketat pengawasan,” katanya saat ditemui di Gedung Pusat Bea Cukai, di Jalan Ahmad Yani, Jakarta.

Sementara itu di tempat yang sama, ‎Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI), Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok, Susila Brata mengungkapkan saat ini Pelabuhan Tanjung Priok baru memiliki 2 unit hi-co scan dimana hanya 1 unit yang berfungsi dan 1 unit lainnya rusak. ‎Penambahan jumlah unit hi-co scan sangat penting terutama sebagai pengawasan barang di jalur merah.

“Dengan hi-co scan, maka dimungkinkan tidak perlu dilakukan pemeriksaan fisik. Barang akan mudah dikenali dengan hi-co scan,” tuturnya.

Memang diakui Brata, harga per unit hi-co scan cukup mahal yaitu mencapai ratusan miliar. ‎Bea Cukai saat ini memiliki 2 unit hi-co scan yang dibeli dari negara Jerman.

“‎Yang 4 diusulkan pusat. Mudah-mudahan harapannya tahun ini,” tambahnya.

Selain hi-co scan, Bea Cukai Priok juga memiliki 2 alat canggih lainnya yaitu Gamma Ray. ‎Alat ini diperlukan terutama pemeriksaan kepada barang-barang yang akan diekspor. Namun jumlah seluruh peralatan pemeriksaan canggih ini dirasa kurang dibandingkan tingkat kesibukan yang cukup padat di Pelabuhan Tanjung Priok.

(source: wij/hen)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY