Gojek Siap Disuntik Dana Rp 5,2 Triliun

0
464

Perusahaan investor ternama Kohlberg Kravis Roberts dan Warburg Pincus LLC dilaporkan tertarik untuk menyuntik dana segar ke perusahaan rintisan Gojek dengan nilai fantastis. Gojek saat ini memang memiliki nilai valuasi lebih dari US$1 miliar.

Seperti yang diberitakan oleh Wall Street Journal, kedua perusahaan ini setuju untuk memberikan dana dengan nilai mencapai US$ 400 juta atau setara Rp 5,2 triliun. Hal ini juga membuat nilai valuasi dari Gojek langsung naik menjadi US$ 1,2 miliar.

Tentu saja bila itu berhasil, akan membuat level Gojek akan meningkat di tingkat Asia Tenggara sebagai startup dengan nilai valuasi lebih dari miliaran dolar.

Bahkan di tingkat ini, bila suntikan dana tersebut berhasil akan membuat Gojek bisa bernilai dari startup game online dan pesan instan bisnis Garena Interactive Holding Ltd, yang mempunyai valuasi US$ 3,65 miliar dan Lazada yang induk usahanya baru saja diakusisi sebagian besarnya oleh Alibaba.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Gojek.

Sebelumnya, CEO Gojek Nadiem Makarim meluruskan kabar yang menyebut perusahaan yang dipimpinnya sedang berbicara ke sejumlah investor agar mendapatkan dana segar.

“Saat ini, Gojek tidak sedang mencari investor, namun tentunya kami selalu terbuka terhadap segala peluang untuk dapat memperkuat dan memperbesar bisnis kami demi melayani lebih banyak masyarakat Indonesia,” kata Nadiem dalam keterangan resminya.
Sejak didirikan pada 2010 Gojek memang telah merima sejumlah dana dari berbagai investor. Dana yang dipakai untuk mengembangkan aplikasi itu dikucurkan oleh Northstar Group dan Sequoia Capital pada 2015, total investasi yang didapat Gojek saat itu telah mencapai tahap Seri C.

Pendanaan tersebut digunakan untuk merekrut karyawan, mengembangkan teknologi, serta memberi pelatihan kepada mitra pengemudi agar berkendara secara aman.

(Source : CI, DS)

LEAVE A REPLY