Fungsi dari WATER TREATMENT PLANT (WTP) dalam sistem Power Plant

0
101

Fungsi Water Treatment Plant  yaitu Untuk memenuhi kualitas air pengisi Boiler sesuai standar yang telah ditentukan, maka diperlukan instalasi pengolahan air dengan berbagai proses. Untuk Power plant yang sumber air bakunya diambil dari air laut (seawater) maka proses yang pertama kali dilakukan adalah penyulingan air laut menjadi air tawar/menggilangkan garam/Desalt. Dan proses itu tidaklah cukup untuk membuat kualitas air pengisi, maka perlu dibutuhkan proses lanjutan pada Instalasi Water Treatment Plant yang berfungsi sebagai proses kimiawi dengan cara mengikat unsur anion dan kation pada air baku dengan menggunakan Resin yang berada pada sebuah Vesel (mixbed polisher) guna mendapatkan conductivity yang diharapkan air pengisi. 32065,518wide,Berkefeld_water_cycle_power_plants Prinsip kerja WTP dibagi menjadi dua yang pertama adalah Inservice dan yang kedua adalah regenerasi resin.

Proses Inservice; adalah proses pemurnian/demineralisasi air suling desalt (Raw Water) prinsip kerjanya dimulai dari Raw Water yang berada pada Raw water tank dipompa masuk kedalam Vesel (Mixbed Polisher) yang berisi Resin-Resin. Didalam Mixbed air unsur anion diikat oleh resin anion, begitu juga air dengan unsur kation diikat oleh resin kation, air setelah keluar dari vesel berubah menjadi Demin Water dengan Conduct <1ms/cm dan mengalir masuk ke Demin Tank. Proses inservice ini berlangsung terus menerus dan akan berhenti jika Conductivity Air yang keluar dari vesel menyentuh limit yang ditentukan yaitu 1ms/cm, dengan kata lain hal ini mengindikasikan bahwa resin resin yang berada pada vesel sudah jenuh dan memerlukan proses regenerasi .

Proses Regenerasi; adalah proses mengembalikan/mengaktipkan Kondisi resin anion dan resin kation yang telah jenuh akibat digunakan untuk proses pemurnian air. Adapun untuk regenerasi resin Anion menggunakan bahan kimia NaoH, sedangkan untuk regenerasi resin Kathion digunakan bahan kimia HCL. (source: member)

LEAVE A REPLY