Formula harga listrik baru PLN dapat menyebabkan kenaikan harga

0
218

Pemerintah berencana memperkenalkan formula harga listrik baru, yang akan mempertimbangkan harga referensi batubara (HBA), paling lambat pada bulan Maret dalam upaya meringankan beban keuangan perusahaan listrik negara PLN.
Saat ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menetapkan formula harga listrik untuk pelanggan non-subsidi PLN dengan memperhitungkan perubahan nilai tukar antara dolar AS dan rupiah, Harga Minyak Mentah dan Inflasi Indonesia.

Namun, kementerian tersebut berencana menambahkan HBA sebagai komponen baru dalam formula tersebut setelah porsi pembangkit listrik tenaga batu bara yang meningkat pesat di pembangkit listrik di negara tersebut.
“Kami akan memperkenalkan formula baru ini melalui dikeluarkannya keputusan menteri baru,” kata direktur teknis ketenagalistrikan Andy Noorsaman Sommeng pada hari Senin. “Keputusan tersebut bisa dikeluarkan bulan depan atau bulan Maret.”
Pada tahun 2017, Indonesia mengoperasikan berbagai pembangkit listrik dengan total kapasitas 60.491 megawatt, dimana 57,22 persen merupakan fasilitas batubara. Oleh karena itu, setiap kenaikan harga batu bara global akan menjadi beban utama bagi PLN.
Andy mengakui penerbitan formula baru tersebut dapat menyebabkan kenaikan harga listrik bagi pelanggan non-subsidi PLN. Namun, tindakan semacam itu diperlukan untuk meringankan beban PLN, tambahnya.

“Satu hal yang pasti, tidak mungkin kita menahan PLN. Jika PLN bermasalah, negara tidak akan melihat cahaya, “katanya.
PLN melihat laba bersih turun 72,2% year-on-year menjadi Rp 3,04 triliun antara Januari dan September 2017.

(Source: JP)

LEAVE A REPLY