Eks Karyawan Esia Kembali Demo Tuntut Cicilan Pesangon

0
249

Sekitar 50 mantan karyawan Bakrie Telecom yang dahulu mengelola layanan telekomunikasi nirkabel Esia, kembali menggelar demonstrasi di depan Wisma Bakrie Jakarta, menuntut manajemen dan Komisaris Utama Anindya Bakrie melunasi tunggakan pesangon.

Koordinator aksi Syamsir Mohar mengatakan, pada dasarnya ada tiga tuntutan dari para mantan karyawan. Pertama, meminta manajemen segera membayar cicilan pesangon. Kedua, tidak ada lagi keterlambatan di masa depan alias cicilan dibayar tepat waktu. Dan terakhir, tidak ada lagi pesangon atau uang penghargaan yang dicicil dalam cicilan.

“Tuntutan kami masih sama seperti sebelumnya,” kata Syamsir.

Dalam perjanjian di akhir tahun lalu, manajemen Bakrie Telecom menjanjikan akan membayar uang pesangon yang dicicil sebanyak 12 kali dalam periode Januari 2016 sampai Desember 2016 kepada mantan karyawan yang ikut program pensiun dini pada Desember 2015.

Para demonstran merasa sudah cukup mentoleransi permintaan perusahaan dalam mencicil uang pesangon atau uang penghargaan. Namun, hingga saat ini Bakrie Telecom disebut Syamsir menunggak bayar cicilan pesangon dan baru membayar cicilan kelima, itupun belum tuntas.

“Padahal cicilan sembilan seharusnya akan jatuh tempo Jumat (30 September-red) ini,” jelas Syamsir.

Dalam demonstrasi kali ini para eks karyawan menegaskan agar Bakrie Telecom membayar cicilan ke-6 dan seterusnya sampai cicilan ke-12.

Mereka juga meminta agar bisa berdiskusi dengan Komisaris Utama Bakrie Telecom, Anindya Bakrie, namun sampai saat ini hal itu tak kunjung diwujudkan oleh manajemen.

“Belum berhasil bertemu dengan beliau dan tidak ada kabar dari BoD, soal apakah mereka akan berupaya mempertemukan kami dengan Anindya, seperti yang mereka sanggupu waktu pertemuan pada demonstrasi sebelumnya,” tegas Syamsir.

Dari total 400 karyawan Bakrie Telecom yang ikut program pensiun dini pada akhir 2015, Syamsir berkata saat ini mayoritas dari mereka belum mendapat pekerjaan lagi.

(Source : CI, DS)

LEAVE A REPLY