Cara Tradisional Mengusir Kutu di dalam Beras

0
222

Beras merupakan salah satu sumber makanan yang vital di dunia, termasuk Indonesia. Sarat akan kandungan karbohidrat, beras yang ditanak menjadi nasi kerap menjadi makanan utama yang disantap bersama lauk-pauk dan sayuran.

Beras yang biasa dibeli dalam jumlah besar seperti skala karung atau kilogram, tentu mengundang datangnya kutu. Terlebih jika tempat penyimpanan kurang bersih yang membuat kutu semakin nyaman berkembang biak.

Ada cara tradisional untuk mengusir kutu-kutu membandel tersebut. Selain membuat orang yang menyantap beras berkutu menjadi alergi, kandungan nutrisinya juga semakin menurun, seperti dilansir dari Livestrong.

Penyimpanan
Simpanlah beras di tempat yang kering dan jauh dari cipratan air maupun udara yang lembap. Suhu di bawah 17 derajat celcius membuat kutu tidak nyaman hidup dan tidak bisa berkembang biak.

Dicampur Daun
Setiap 10 kg beras yang disimpan, sebaiknya dicampurkan dengan 50 gram daun jeruk yang sudah ditumbuk dan dikemas dalam kain kasa agar tidak mengotori beras. Selain bebas kutu, cara ini juga dapat memberikan keharuman segar pada beras

Bawang Putih
Bawang putih memiliki aroma khas yang tidak disukai kutu maupun mikro organisme lainnya. Hal ini bermanfaat bagi cara penyimpanan beras untuk menghalau kutu dari baunya yang menyengat. Kupaslah bawang putih dan letakkan pada permukaan beras maupun ujung-ujung ruangan tempat beras disimpan.

Cabai
Aroma pedas dan panasnya ternyata mampu mengusir kutu yang membandel. Pilihlah yang sudah kering dan simpan di tempat menyimpan beras. Pastikan cabai tidak ikut termasak jika tidak ingin menambah rasa pedas yang tidak perlu.

Sinar Matahari
Salah satu mencegah kutu berkembang biak adalah dengan memaparkan beras ke sinar matahari. Hal ini baik untuk mencegah kelembapan ekstra yang membuat kutu nyaman berkembang biak.

selamat mencoba !

(Source : CI, DS)

LEAVE A REPLY